Author : Shin Min Kyu (yeoja);real name : Ghea S.K.S
Cast :
Lee Taemin as Lee Taemin
You (bagi reader cewek) or whatever whom you like as Cho Kyu Na
Cameo :
Cho Kyuhyun as Cho Kyuhyun
Sunny SNSD as Cho Sun Kyu
Eunhyuk as Lee Hyuk Jae/EunHyuk
Kim Yoo Bin as Lee Kyu Eun (Taemin 1st kid)
Genre : romance,a little bit of comedy(maybe)
WARNING! This story is mine!
Selamat Membaca!! Hope you like it^^
Taemin Pov.
“Chagi...”,ucap seorang yeoja yang tengah bersandar di pundakku.
“Ne?”,jawabku.
“ Aku...”
“Ada apa denganmu,sayang?”
Dia mengelus-elus perutnya.
“Ada apa? Kau lapar?”,tanyaku innoncent.
“Taemin ya! Aku hamil 2 bulan!”
“MWO??!!”
“TAEMIINN!!!”
Sebuah suara nyaring membangunkanku.Aku mengerjap-ngerjapkan mataku. Huft... hanya mimpi. Siapa yeoja tadi? Kenapa dia memanggilku ‘chagi’? Aku sendiri juga memanggilnya ‘sayang’?! Dan dia hamil 2 bulan!!
“TAEMIIN!!!” Suara nyaring itu kembali berkumandang.
“Neee.... aku sudah bangun!”. Kulirik jam dindingku. Sebuah kolaborasi antara jarum menit yang menunjuk angka 9 dan jarum jam yang hampir berada di angka 8 berhasil membuat jantungku berhenti berdetak. Dengan segera aku menyibak selimutku dan berlari keluar kamar.
“Umma,kenapa tidak membangunkanku dari tadi?!” ucapku kesal kepada Umma.
“Bukannya hari ini hari Kamis?”
“Ne,ini hari Kamis!”
“Dan di hari Kamis bukankah kau masuk pukul 9?”lanjut Umma.
Aish! Aku lupa memberitahu Umma kalau mulai minggu ini tidak ada lagi hari Kamis dengan bel yang nyaring di pukul 9 pagi.Mulai Kamis ini,sama seperti hari yang lain,bel masuk pukul 8 pagi. Pagi ini benar-benar pagi yang ‘KILAT’ bagiku. Aku mandi ‘KILAT’,sarapan ‘KILAT’ pokoknya semuanya serba ‘KILAT’! Untung bus ‘KILAT’ itu segera datang. Tepat 5 menit sebelum gerbang sekolah ditutup. Keringatku mengucur dengan deras. Dalam hati aku selalu berdo’a. Semoga Ahjussi penjaga sekolah itu ketiduran karena lelah begadang semalaman. Atau apalah alasan yang lain,yang penting aku tidak telat. Untunglah jam pelajaran pertama adalah jam Pak Choi. Dia selalu masuk kelas paling tidak 15 menit setelah bel masuk.
Beberapa menit keudian sampailah aku didepan gerbang. Mulutku langsung membentuk huruf O yang sempurna. Aku segera menghampiri Ahjussi si satpam sekolah yang tugasnya menutup gerbang sekolah ketika bel nyaring telah berbunyi.
“Ahjussi,aku mohon,ijinkan aku masuk...”,kataku memelas sambil menempel di gerbang sekolah yang kini telah tertutup. Aku melirik jam tanganku. Aigo! Pantas saja,sudah pukul 8 lebih 5 menit.
“Shireo!”,ucapnya singkat dan datar. Tapi tampak sangat terdengar jelas.
“Ahjussi.... Aku mohon. Ini akan jadi yang terakhir....”,
“Shireo! Apakah kurang jelas?!”
“Ahjussi.....”ucapku semakin memelas.
Sebuah mobil mewah berwarna hitam mengkilat berhenti tepat di depan kami.
Seorang yeoja anggun turun dari mobil itu dan menghampiri kami yang tengah ber “o” ria.
“Annyeong,Ahjussi^^”,sapanya ramah. Hmm... sepertinya aku familiar sekali dengan wajah itu. Entahlah!
“Ah,kau pasti anak baru itu,kan?! Kau ini,baru hari pertama masuk sudah terlambat!”,jawab Ahjussi sambil menunjuk-nunjuk wajah yeoja itu.
“Jadi intinya,kau tidak memperbolehkan aku masuk?”
“Ne,aku tak akan membiarkan kalian berdua masuk!”
“Ahjussi....”,ucapku semakin memelas.
“Hmm... Arraseo. Jika kau tidak membiarkan kami masuk,kau akan kehilangan pekerjaanmu,Ahjussi.”,kata yeoja itu sambil menyeringai evil.
“Apa maksudmu?”,tanya Ahjussi penasaran.
Yeoja itu mengambil sesuatu dari dalam sakunya. Sebuah kartu nama.
Ahjussi mendekat dan membaca kartu nama itu. Seketika Ia tampak pucat. Wow! Nampaknya itu adalah kartu nama ajaib!
“Nnn...noona,silahkan masuk”,kata Ahjussi sambil membukakan gerbang sekolah.
“Gomawo,Ahjussi. Kajja,kau tak mau masuk?”,ajaknya padaku.
“Eh,tapi...di..dia...”,ucap Ahjussi dengan nada menolak.
“Ada apa,Ahjussi? Kajja,Chagi,kita masuk!”,katanya sambil menggandeng lenganku.
Aku tersentak.Sama seperti ekspresi Ahjussi.
“Chagi?”ulang kami berdua(aku dan ahjussi) bersamaan.
“Ne! Jadi Ahjussi,kau jangan macam-macam dengan namja-ku. Arra?”ancam Yeoja itu.
“Ar..arra...”,jawab Ahjussi setengah tak percaya. Aku sendiri pun tak percaya.
Aku segera mengucapkan terima kasih padanya. Mataku tertuju pada pintu ruang guru. Ah! Itu Pak Choi!
“Itu Pak Choi! Sebaiknya kau hampiri dia. Aku masuk kelas dulu,ya!”,ucapku.
“Ah,ne. Gomawo”,sekali lagi sebuah senyuman tersungging di bibir sakura-nya.
Aku membalas dengan senyuman,lalu berlari menuju kelas.
~@ my classroom~
3 menit setelah kedatanganku,Pak Choi datang bersama yeoja tadi.
“Anak-anak,mulai hari ini kalian mendapat teman baru. Silahkan perkenalkan dirimu,”kata Pak Choi sambil mempersilahkan yeoja itu.
“Annyeong,Cho Kyu Na imnida^^”,lagi-lagi senyuman maut ini Ia perlihatkan. Kulirik teman-teman namjaku. Benar saja! Semuanya teler! Kkk....*pantes aja tadi ‘menyeringai evil’,orang namanya KYU!!*
“Mulai hari ini,aku akan bersekolah disini. Oh ya,aku baru datang dari Kyoto. Gamsa hamnida,” sesi perkenalan telah selesai. Ditutup dengan,ehem,senyuman lagi.
“Baik,Kyu Na,silahkan duduk di....”Pak Choi berhenti bicara sambil memandang seantero kelas,”Di sana! Dekat Jung So Min. Jung So Min,angkat tanganmu!”(atau inggrisnya ‘put your hands up!’*lagunya 2PM donx!!*)
Sesuai komando,Jung So Min pun mengangkat tangan kanannya.
Kulihat dia mudah akrab dengan orang-orang. Apalagi kecantikan dan senyuman mautnya itu membuat dia semakin dikenal.
~@ bus stop~
Akhirnya jam sekolah pun berakhir. Seperti biasa,aku naik bus langgananku. Aku menunggu di halte bus dekat sekolah. Tak disangka,yeoja bernama Cho Kyu Na yang berangkat naik mobil mewah itu juga duduk di halte bus.
“Annyeong,”sapaku.
“Oh,kau,Annyeong”,kembali ia lontarkan senyumannya itu. Kupikir,pasti banyak pahala yang sudah ia dapat! *Senyum itu ibadah* J XP
“Kenapa kau disini?”,tanyaku.
“Waeyo? Memangnya tidak boleh?”
“Oh,anio! Hanya saja,kau,tidak dijemput dengan,ehem,mobil mewahmu?”,ucapku patah-patah.
“Shireo,aku hanya ingin mencoba naik bus di Seoul^^”
Aku manggut-manggut,tanda mengerti.
“Oh ya,terima kasih atas pertolonganmu tadi pagi. Ngomong-ngomong,itu tadi kartu nama ajib ya?”,tanyaku lagi.
“Anio. Itu hanya kartu nama biasa.”
“Lalu kenapa Ahjussi bisa berubah pucat ketika melihat kartu namamu?”
“Molla,”jawabnya sambil mengedikkan bahu. Tapi sepertinya ia menyembunyikan sesuatu dariku. Ah,sudahlah!
“Ehem,tapi,kenapa tadi kau memanggilku...chagi?”
“oh,itu tadi hanya untuk mengelabuhi Ahjussi. Mulai sekarang,Ahjussi akan memperbolehkanmu masuk sesiang apapun kau datang.”
Mataku mulai berbinar. Tapi sekejap hilang.
“Wae?”tanyanya karena melihat binar mataku menghilang.
“Sama saja! Sesiang apapun aku datang,dan ahjussi mengijinkanku masuk,tetap saja aku akan dihukum di kelas!”
“Hahaha... ne,kau benar,”jawabnya sembari tertawa. Aih,indah sekali! Deg! Kenapa hatiku tiba-tiba cenat-cenut begini?! What’s wrong with you,Lee Taemin?
“Hey,bus nya datang! Kajja!”,ajaknya.
Kami berdua pun masuk. Aku duduk disampingnya.
“Eumm....anyway,siapa namamu?”,tanyanya.
“Taemin. Lee Taemin imnida”
“Taemin? Sepertinya aku pernah dengar nama itu sebelumnya. Katakan,apa kita pernah bertemu?”,
“Eumm... Kurasa belum. Tapi aku juga familiar sekali dengan wajahmu.”
Kami berdua sama-sama bingung.
“Tadi pagi,kenapa kau bisa terlambat?”tanyaku seikit mengalihkan pembicaraan.
“Molla. Tapi kurasa karena mimpiku.”
“Mimpi?”
“Ne. Mimpi yang sangat aneh!”
“Memangnya bagaimana mimpimu?”,tanyaku penasaran + tertarik.
“Aku sedang berada di sebuah kamar bersama seorang namja. Aku tak mengenalnya,tapi ia memanggilku ‘sayang’. Akupun memanggilnya ‘chagi’. Dan yang paling aneh,aku hamil 2 bulan!! Ah! Namja itu....”,ia seperti baru mengingat sesuatu.
“Nugu?”
“Oh,ani,aku tak mengenalnya!”
Sejenak aku terpaku. Mimpi itu....mimpi yang sama denganku!
“Taemin?”,ucapnya membuyarkan lamunanku.
“Kau kenapa?”,tanyanya lagi.
“Eh,gwecanha”,jawabku.
“Sebentar lagi aku akan segera turun. Kapan-kapan mampirlah ke rumahku!”,
“Ah,Ne. Pasti.”jawabku. Semenit kemudian dia turun dan berjalan menuju sebuah gang.
~@ my home~
Huft.... sampai juga di rumah.... Tapii...
“TAEMIN!!!”,suara Umma membuatku mendengus kesal.
“Ada apa sih,Umma?”,jawabku malas.
“Ini. Antar kue-kue ini ke rumah Tuan Cho!,” kata Umma sambil menyerahkan sekeranjang kue-kue yang,hmmm... dijamin MAK NYUS ^o^b
“Tuan Cho?”
“Ne,Tuan Cho pemilik sekolahmu itu,” sahut Umma gemas.
“Ooh...”,jawabku sambil mengangguk-angguk.
Dengan segan aku mengeluarkan motor Nex ku dan pergi ke rumah Tuan Cho.
~@Mr. Cho Home~
Ting Tong..
Aku memencet bel.
Seorang yeoja membukakan pintu.
Aku dan dia sama-sama terkejut.
“Kyu Na,kenapa kau bisa ada disini?”,tanyaku.
“Eumm... aku...sebenarnya aku adalah anak Cho Ji Sung...”
Sejenak aku terkejut. Tapi kemudian tidak lagi.
“Mmm.. ngomong-ngomong untuk apa kau kemari?” tanyanya.
“Eh,aku hanya ingin mengantar pesanan Appa mu,” jawabku sambil meyerahkan keranjang kue itu.
“Oh,gamsahamnida^^. Sebenarnya aku yang memesan kue-kue itu.” *Kyu Na senyum lagi,Taemin langsung meleleh*
“Kajja,masuklah dulu”ajaknya.
“Eh,tidak usah.”tolakku.
“Ayolah... Di rumah tidak ada siapa-siapa kok!”. Justru itu yang membuatku sedikit takut.
“Eumm... Arra...”,jawabku akhirnya.
Rumah Tuan Cho ternyata super duper keren!!
“Taemin ah,kau ingin minum apa?”
Belum sempat aku menjawab dia sudah berkata.
“Bagaimana kalau susu hangat? Pasti enak diminum dengan kue-kue itu!”
“Ne,terserah kau saja”. Sebenarnya aku ingin dibuatkan susu rasa pisang,tapi sebagai orang yang tahu tata krama,tentu saja aku segan.
5 menit kemudian...
“Taraa...!! Susunya sudah siap!!”
“Tapi Taemin ah,aku buatkan yang rasa pisang. Soalnya aku lebih suka yang rasa pisang. Tidak apa-apa ya?”,ucapnya.*Taemin jingkrak2 kegirangan*
“Oh,ne. Kebetulan aku juga suka yang rasa pisang,”
“Hahaha... selera kita sama...”,
Kami pun menikmati kue itu bersama. Dia benar-benar orang yang menyenangkan!
“Taemin ah,”ucapnya.
“Mwo?”
“Apa kau mempunyai orang yang kau sukai?”
“Mmm... Nde,aku punya,”
“Nugu?”
“Mmm... rahasia!”
“Yaah... payah! Masa’ pakai rahasia-rahasiaan segala!”,ia sedikit mencibirkan bibirnya. Aih! Cute sekali dia! Lebih cute dariku! ßge’er
Aku hanya tersenyum,”kau sendiri?”
Sinar diwajahnya sekejap menghilang.
“Sebelumnya,aku ingin menceritakan sesuatu padamu,boleh?”
“ne,tentu saja,”
Flashback.
“Sai! Tunggu aku!” kata Kyu Na terengah-engah.
“Kyu,apa kau lelah?”,tanya namja bernama Sai itu.
“Ya,sangat lelah...”,jawan Kyu Na lemah.
“Baiklah,ayo,kita istirahat dulu! Kita lanjutkan kejar-kejarannya nanti,”
Kyu Na hanya tersenyum. Tapi tampak tersirat kebahagiaan di wajahnya. Dia sangat bahagia memiliki namja seperti Sai. Sai Yamato. Namja paling setia dia rasa. Ia memandang wajah Sai lekat-lekat.
“Ada apa? Ada yang salah dengan wajahku?”,tanya Sai bingung.
“wajahmu....”
“Ada apa dengan wajahku”,tanyanya sambil meraba-raba wajahnya.
“Wajahmu sangat tampan..!”
Sai pun tersenyum dan mengacak-acak rambut Kyu Na yang tersenyum dengan imutnya.
Flashback End
“Kisah kalian terdengar sangat bahagia,”kataku.
Dia kembali tersenyum, Senyum yang hambar.
“Tapi,sebulan kmudian,aku melihatnya pergi dengan yeoja lain,”
“Tapi belum tentu itu seligkuhannya!”,aku langsung mengerti maksud perkataannya.
“Ne,mulanya aku berfikir seperti itu. Tapi yang membuatku sakit,dia mengecup bibir yeoja brengsek itu!”
Aku sedikit terkejut. Air mata mulai berlinangan di matanya. Belum sempat air mata itu jatuh ia sudah manghapusnya.
“Kyu Na,kau pasti akan mendapatkan yang lebih baik darinya,” ucapku sambil berusaha mengerti dirinya.
“Ne,gomawo,Taemin^^”,senyumnya mulai kembali bersinar. Aku senang melihatnya. Ia meneguk susu pisang miliknya. Di tepi bibirnya tampak bekas susu yang masih menempel. Sejenak aku teringat akan drama-drama yang sering ditonton Umma. Biasanya sang namja langsung membersihkan bekas susu itu dengan ciumannya. Tapi sekarang,dia kan bukan yeojaku. Aku bahkan baru mengenalnya tadi. Aku segera tersadar.
“Apakah sekarang kau sudah menemukan penggantinya?”
Dia mengelap bekas susu di bibirnya itu,“Eumm... kurasa sudah!”
“Nugu? Lee Donghae kah?”
“Lee Donghae?”
“Ne,namja yang dijuluki sunbae tampan itu!”
“Ooh... tapi bukan dia kok!”
“Lalu siapa?”
“Rahasia!”,jawabnya sambil tersenyum evil. Senyum khas keluarga Cho.
Aku sedikit mencibirkan bibirku. Sma seperti ekspresinya tadi.
“Hahaha.. Lee Taemin... kau lucu sekali... hahaha...”,tawanya. Terdengar sangat puas!
“Aish! Kau ini!”,ucapku sambil mengacak-acak rambutnya. Aku begitu gemas melihat tampangnya yang super duper cute itu!
“Kalau begitu,aku pulang dulu,Annyeong!”,pamitku.
Aku menuju pintu dan keluar dari rumahnya. Tapi sesorang menarik tanganku.
Dia,Cho Kyu Na tiba-tiba mencium pipiku. Aku sangat terkejut.
Kyu Na yang mengetahui keterkejutanku pun menjelaskan,”itu sebagai tanda terima kasih,di tempat tinggalku dulu,”
Aku hanya tersenyum. Aku yakin,wajahku pasti telah memerah semerah buah apel!
Kyu Na POV.
“Apakah sekarang kau sudah menemukan penggantinya?”,tanya Taemin.
“Eumm... kurasa sudah!”
“Nugu? Lee Donghae kah?”
“Lee Donghae?”
“Ne,namja yang dijuluki sunbae tampan itu!”
“Ooh... tapi bukan dia kok!”
“Lalu siapa?”
“Rahasia!”jawabku sambil tersenyum evil.
Lee Taemin,tahukah kau,aku telah menyukai pada pandangan pertama?
......“Aish! Kau ini!”,ucapnya sambil mengacak-acak rambutku. Aku sangat bahagia! Sejenak aku teringat kisahku bersama Sai. Ya,aku menyukaimu Lee Taemin!
“Kalau begitu,aku pulang dulu,Annyeong!”.
Dia hendak keluar,tapi aku segera menarik tangannya.
~Chuu~ aku mncium pipinya.
Aku yang mengetahui keterkejutannya pun menjelaskan,”itu sebagai tanda terima kasih,di tempat tinggalku dulu,”. Sebenarnya hal itu hanya berlaku untuk pasangan kekasih saja. Aku sangat menginginkan kau menjadi kekasihku,Taemin..
Sesaat kemudian dia pulang. Baru saja aku menutup pintu,pintu itu sudah diketuk lagi.
“Ah! Sun Kyu unie!”,teriakku sambil memeluk unieku tercinta.Ia membalas pelukanku.
Acara berpelukan pun selesai.
“Kyu Na,kau habis mengangis ya?”,tanyanya.
Aku hanya mengangguk pelan.
“Waeyo?”
“Aku baru saja mengingat pria itu...”
“Bukankah aku sudah bilang,lupakan namja brengsek itu!”
“Nee... dan,unie,tadi aku melihat seorang namja yang tampaaaaann sekali!” ceritaku.
“Jinjha? Nugu?”
“Namanya Lee Taemin. Sebenarnya tadi dia datang kemari. Tepat 2 menit sebelum kau mengetuk pintu!”
“Hahaha... Chukkae,ya,dongsaeng ku tersayang!”
Beberapa detik kemudian pintu kembali diketuk.
“Ya!! Kyuhyun oppa!!”,teriak kami berdua bersamaan.
“Sudah!jangan berteriak lagi! Cepat bantu aku membawa barang-barangku!”,jawabnya.
“Oppa,kenapa kau membawa semua barangmu dari China?”,tanyaku.
“Ne.. mulai sekarang aku akan tinggal disini. Appa menyuruhku melanjutkan kuliah disini. Appa ingin aku menjagamu,Kyu Na....”,jelasnya sambil menyeringai evil.
“ANDWAE!!!!!!”,aku berlari menuju kamar. Sudah terbayang keusilan-keusilan Kyuppa kalau dia dan aku bersama dalam satu rumah. Trus Sun Kyu unie dimana? Good question! Dia hanya 3 hari disini,kemudian dia akan kembali ke California. Ya,unie ku itu memang sangat suka berkelana. Selain berkelana,dia juga kuliah disana. Sedangkan Umma dan Appa ku mereka pergi ke Borneo atau Kalimantan di negara Indonesia,negara tercintanya Author. #PLAKK!! Ga penting banget lagiii!!!
Mereka sedang mengurus perusahaan kayu milik keluarga kami disana. Ya,keluarga kami memang sangat berada. Disamping memiliki perusahaan kayu,Appa juga pemilik Yumkwang High School. Sekolah ku sekarang ini.
**********************
3 Bulan sudah aku dan Taemin menjadi sahabat dekat. 3 bulan sudah aku mencintainya. Dan 3 bulan sudah aku merasa tersakiti. Ya,selama itu,dia selalu menceritakan yeoja yang amat sangat dia cintai,yang sebelumnya tidak ingin dia ceritakan kepadaku. Tapi karena aku memaksa,akhirnya dia pun menyerah. Song Min Kyung. Yeoja anggun anak pemilik real estate di pulau Jeju. Aku akui,Song Min Kyung,jinjha,kau sangat menawan. Walaupun aku juga cukup terkenal karena senyuman mautku ini,menurutku kau lebih mempesona dariku.Ah,seandainya saja aku bisa semenawan dirimu. Huft... ini semua benar-benar kesalahanku sendiri!
Hari ini Taemin mengajakku ke taman. Yaah...seperti biasa dia pasti akan menceritakan Min Kyung noona lagi. Dan setiap dia menceritakan hal itu,aku hanya bisa menarik nafas sekuat tenaga untuk menahan rasa sakit di hatiku.
~@Seung Moon Park~
Aku duduk di bangku taman dengan mengenakan T-Shirt biru muda dan celana jeans putih selutut. Sebuah topi menghiasi kepalaku. Tak lama kemudian,Lee Taemin pujaan hatiku pun datang sambil berlari terengah-engah. *Adegan sengaja di slow motion*. Seekor anjing berlari kencang mengerjarnya. Aku dengan tatapan bingung menyambutnya. Dan.... sekarang kami berdua bersama-sama berlari menghindari kejaran sang anjing Herder. Karena dia menggandeng tanganku! Tapi sejujurnya aku sangat berterima kasih pada anjing itu. Karena dia aku jadi berlari-lari sambil bergandengan tangan dengan Lee Taemin. *To tweeet....
Beberapa menit kemudian aku pun berhenti,karena kurasa anjing itu sudah berhenti mengejar kami lagi. Kami lalu beristirahat di sebuah kedai es krim.
“Taemin,kapan kau mengajakku ke rumahmu?”,tanyaku sambil meninkmati es krim rasa pisangku.
“Hmm... sekarang juga tidak apa-apa!”
“Jinjha? Asiikk!!”
Taemin hanya tersenyum.
“Hey,Kyu Na,lihat boneka itu! Pasti sangat lucu jika seseorang memeluknya!”,kata Taemin tiba-tiba.
“Siapa orang yang tepat untuk memeluk boneka itu?”,tanyaku dengan sedikit berharap. Berharap dia akan menjawab,’tentu saja kau,Kyu Na’. Hahaha... but,its impossible!
“Aish! Kau ini bicara apa?! Tentu saja Min Kyung noona!”,jawabnya dengan tatapan menerawang. Benarkan? Min Kyung noona,Min Kyung noona,Min Kyung noona... Arrgh!!!
I HATE Min Kyung noona!! Sunbae cantik itu telah merebut hati Taemin dariku!
Naega jeil jallaga... naega jeil jallaga... naega jeil jallaga.... naega jeil jallaga....
Handphone ku berdering. Segera aku mengangkatnya.
“Yeobaseo,”
“Kyu Na ya! Dimana kau sekarang?”,tanya Kyuhyun memekakkan telingaku.
“Aish! Kau ini selalu saja menggangguku! Aku sedang makan es krim dengan seseorang. Ada apa?”, jawabku dengan sedikit pelan. Tentu agar Taemin tidak mendengar suaraku yang sedang kesal ini.
“Ooh... mian aku mengganggu. Aku hanya ingin bilang sekarang aku mau pergi dengan Seohyun. Sun Kyu juga sedang ke rumah temannya.Kunci rumah aku taruh di pot tanaman hias ya! Annyeong!” TUUT...TUUT...TUUT..
“Nugu?”,tanya Taemin setelah aku menutup telefonku.
“Ah,kau tidak perlu tau! Lagipula bukan orang yang penting kok!”,jawabku.
Ia hanya mengangguk.
“Cepat habiskan es krim mu! Kita ke rumahku sekarang!”
“Ne!” dengan semangat 45 aku menghabiskan es krim ku hingga tetes terakhir.
~@ Taemin house~
“Masuklah!”,ucap Taemin ramah. Akuu hanya mengangguk.
Seorang namja masuk ke dalam sebuah kamar.
“Siapa dia?”,tanyaku.
“Oh,dia hyung ku. Namanya Lee Hyuk Jae,tapi panggilan akrabnya Eunhyuk”
“Dia tampan...,”komentarku. Tapi tentu saja kau lebih tampan!
Dia hanya tersenyum.
“Kau ingin minum apa?”,tawarnya.
“Oh,tidak usah,tadi kan kita habis makan es krim!”
“Hehehe... iya ya!”
Namja yang ternyata kakak Taemin itu keluar dari kamarnya. Ia memandangku sesaat. Kemudian mendekat ke arah Taemin dan berbisik kepadanya.
Taemin POV.
“Siapa dia?”,tanya Kyu Na.
“Oh,dia hyung ku. Namanya Lee Hyuk Jae,tapi panggilan akrabnya Eunhyuk”
“Dia tampan...,”,ucapnya.
Ah,Kyu Na,kau pasti menyukainya.
Tiba-tiba Eunhyuk hyung keluar dari kamar dan langsung mendekatiku,setelah menatap Kyu Na sesaat.
“Siapa dia? Yeoja mu eoh?”,bisiknya.
“Aniyo. Dia hanya temanku,”
“Dia cantik. kenalkan aku padanya!”
“Arra...”.
“Mmm... Kyu Na,sekali lagi aku kenalkan kau dengannya. Kyu Na,ini hyungku,Eunhyuk. Hyung,ini Kyu Na,sahabatku.”,ucapku.
Kyu Na,kalian sma-sama menyukai. Cinta sejati.
Mereka saling menatap. Aargh... aku tak kuat lagi!
“Kyu Na,ayo kita ke teras saja!”,ajakku.
Tanpa ba bi bu aku langsung menarik tanga Kyu Na ke teras depan.
“Taemin,ada apa?”,tanyanya bingung. Aku diam saja.
“Haa... kau cemburu ya?”
“Mwo? Cemburu? Mana mungkin!”,elakku. Tapi entahlah,ketika aku melihat Kyu Na dan eunhyuk hyung bertatapan tadi hatiku Terasa panas.
“Ayolah... mengaku saja kau...!”
Aku hanya diam sambil melipat kedua tanganku.
“Nee... aku kan hanya bercanda...”,ucapnya kemudian.
“Eh,Kyu Na,besok temani aku menonton drama-nya Min Kyung noona ya!”
“Drama? Membosankan! Aku malas menontonnya!”
“Ayolah... Please...”
“Akan kupikirkan...”
10 menit kemudian...
“Taemin ah,sebaiknya aku pulang..”
“Mwo? Cepat sekali! Baru 15 menit kau mau pulang!”
“Rumahku dalam keadaan kosong sekarang. Aku takut terjadi sesuatu...”
“Di rumahmu tidak ada pembantu?”
“Sebenarnya ada,tapi mereka sedang pulang kampung.”
Aku hanya mengangguk.
“Arraseo,ayo aku antar!”
~@Kyu Na home~
Author POV.
“Sudah sampai!”
“Ne,gomawo^^. Kau tidak mau mampir?”
“Tiak usah,aku langsung pulang saja! Annyeong!”
Author POV.
“Annyeong!”,jawab Kyu Na sambil melambaikan tangan.
Mereka tak sadar ada sesuatu yang tertinggal.
“Aigo! Helm Taemin! Ah,sudahlah,besok akan kukembalikan.”
Ia pun segera membuka pintu.
“Hey,Oppa kan sedang pergi”, gumamnya. Ia memandang teras rumahnya. Ia baru teringat sesuatu. Segera ia menuju ke salah satu pot di dekat pintu. Ia mencari-cari kunci rumahnya. Tidak ada! Ia mencari di pot sabelahnya. Tetap tidak ada juga. Sekali lagi ia memandang ke seantero terasnya. Disana terdapat 10-20 an pot. Itu baru yang besar,belum pot yang berukuran mini.
“Oppa!!! Kau taruh dimana kuncinya?!!!” geram Kyu Na,menyebabkan burung-burung gereja yang bertengger di pagar rumahnya berhamburan terbang.
Next Day....
Suasana di meja makan kali ini sangat tenang.
“Kyu Na,hari ini biarkan aku mengantarmu sekolah,” kata Kyuhyun membuka percakapan.
Namun yang diajak bicara diam saja.
“Hey,kau masih marah dengan yang kemarin?”,tanya Kyuhyun lagi.
Kyu Na tetap diam.
“Itu salahmu,seharusnya beritahu dia secara spesifik,di pot mana kau taruh kunci rumah itu!”, ucap Sun Kyu membela Kyu Na.
“Nee... Dongsaengku tersayang,yang paliiiing cantik! Maafkan Oppa mu ini ya? Please...”. Kyuhyun memasang wajahnya yang paling imut. Kyu Na tak tahan melihat tampang oppa nya itu. Akhirnya meledaklah tawa Kyu Na!
“Ya!!! Kenapa malah tertawa?!”
“Habisnya wajah oppa lucu sekali! Hahahaha.... Ne oppa ku yang paliiiing tampan,aku maafkan kau!”
“Mmm... sebaiknya kalian cepat berangkat kalau tidak ingin terlambat...”,ucap Sun Kyu yang membuat Kyuhyun dan Kyu Na kelabakan.
Mobil mereka melaju dengan kecepatan 10 km/detik dan akhirnya hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk sampai di sekolah.
“ Oppa,gomawo^^”,ucap Kyu Na sambil menutup pintu mobil.
“Hey,tunggu sebentar!”, ucap Kyuhyun.
“ Mwo?”
~Chuu~ Kyuhyun mengecup kening Kyu Na.
“Aah... Oppa..”, Kyu Na pun mengecup pipi Kyuhyun.
“Oiya,nanti aku akan menjemputmu. Tepat jam 3. Jadi jangan pulang naik bus ya!”
“Ne,Oppa!Hati-hati dijalan ya!”,ucap Kyu Na. Mereka tak sadar,adegan romantis ‘kakak beradik’ itu disaksikan oleh seseorang.
Taemin POV.
Ya!! Apa-apaan mereka! Bermesraan di depan umum! Gadis itu berjalan ke arah gerbang,mendekatiku.
“Taemin ah,kajja,kita masuk! “,ajaknya.
“Ne...”,jawabku sambil menutupi rasa cemburuku. Cemburu? Ya,aku cemburu! Aku telah merenungkan semuanya. Dan kesimpulan yang kudapat adalah....bahwa aku menyukai Cho Kyu Na! Sejak pandangan pertama malah! Jadi kuputuskan,sepulang sekolah nanti aku akan mengajaknya ke sungai Han. Aku akan menyatakan cintaku di sana. Maka dari itu aku sengaja tidak naik bus hari ini. Tentu saja aku naik motor Nex ku. Tau motor Nex kan? Itu lho, motor matic yang bintang iklannya SM*SH.... Masih tidak tau? Ndeso! XP
Saat pulang...
“Kyu Na!”,panggilku.
“Ah,Taemin,ada apa?”,tanyanya sambil tersenyum.
“Kau pulang bersamaku ya! Aku bawa motor kok!”
“Mianhe,Taemin ah,aku dijemput. Oh ya,sebentar lagi dramanya dimulai,sebaiknya kau cepat,sebelum kau kehabisan tempat duduk!”,jawabnya.
Arrgh... Persetan dengan drama itu!
“Eh,jemputanku sudah datang! Aku duluan ya,Taemin! Annyeong!”,
Ia segera berlari menuju sebuah mobil mewah. Mobil yang sama dengan mobil yang mengantarnya tadi. Dan lagi-lagi namja itu! Siapa sih dia?!
Dan lihat! Kyu Na mencium pipi namja itu lagi! Hatiku semakin panas! Panas! Panas! *eh,Taemppa,ntar hatimu gosong loh!*
Aku segera tancap gas mengikuti mobil itu. Dan mobil itu berhenti di rumah Kyu Na.
Mwo? Mereka tinggal bersama?! Ini benar-benar tidak bisa dibiarkan! Aku lalu teringat kata Kyu Na waktu itu,saat ia mendapat telfon dari seseorang di kedai es krim...
‘Ah,kau tidak perlu tau! Lagipula bukan orang yang penting kok!’
Mungkinkah orang yang menelponnya itu namja ini. Saat dia menjawab telepon itu ia juga sengaja memelankan suaranya.
~Next day,@ school~
Saat jam istirahat tiba,segera aku menghampiri Kyu Na yang masih asik berbincang-bincang dengan Jung So Min.
“Kyu Na,ikut aku!”,ucapku sambil menarik tangan Kyu Na.
Kami berhenti di halaman belakang sekolah yang benar-benar sepi.
“Taemin,untuk apa kau membawaku kesini?”,tanya Kyu Na sedikit takut.
“Kyu Na,dengarkan aku....”,aku menelan ludah,menguatkan mental,”Saranghaeyo..”
“Kau...kau... menyukaiku?”
“Ne. Neomu neomu saranghae...”
Ia lalu tertunduk.
“Kyu Na,tahukah kau,betapa panas hatiku sejak kemarin kau bermesraan dengan namja yang selalu mengantar jemput dirimu?!Aku tak ingin hal ini berlanjut. Aku ingin kau jadi milikku seorang!”,lanjutku.
Ia terisak,kemudian menatapku dengan tajam.
“Anio,Taemin ah! Aku tidak bisa. Aku... sudah punya tunangan.... “kata-kata itu membuat hatiku seperti disayat-sayat.
“Mwo? Tunangan? Apa namja itu...”
“Ne. Dia tunanganku.”,aku sungguh tak percaya dengan apa yang barusan kudengar. Ia lalu pergi meninggalkanku. Aku tak bisa berkutik. Tubuhku terasa lemas.
~@Taemin home~
Author Pov.
Eunhyuk mendekati namdongsaeng nya itu.
“Hey,ada apa denganmu? Wajahmu tidak seperti biasanya.”
“Ani,hyung. Aku hanya sedikit tidak enak badan...”
“Kau sakit?”
Taemin hanya membalas dengan sedikit anggukan.
“Makanlah bubur di meja makan itu. Setelah makan,tidurlah...”
Taemin pun tersenyum. Ia sangat bangga memiliki hyung sepertinya.
“TAEMIINN!!!”. Umma. Ya,itu suara Umma.
“Ada apa Umma?”,tanya Taemin dengan malas.
U : “Antarkan kue-kue ini ke rumah Tuan Cho!”
T : “Tuan Cho?”
U : “Ne”
T : “Umma,untuk kali ini saja,Eunhyuk hyung saja yang mengantarnya...”
E : “Ne,Umma. Dia sakit. Lihat,wajahnya tidak bergairah.”
U : “Jinjha? Ya sudah,kau tiduran saja di kamar...”
************************
Kyu Na POV.
“Kyu Na,kenapa sekarang aku tidak pernah melihat kau dan Taemin bersama lagi?”,tanya So Min ketika istirahat.
“Ah,tidak. Mungkin hanya perasaanmu saja...”,jawabku. Aku sungguh menyesal. Aku telah melakukan kesalahan terbesar di hidupku. Disaat Taemin telah menyatakan cintanya. Aku malah menolaknya. Aish,dasar yeoja pabo!
####
Sebulan sudah aku menjalani hubungan ‘rumit’ ini. Berpura-pura menjadi tunangan kakakku sendiri.
3 Years later... *ceritanya udah pada kuliah smester 2*
Sekarang Kyuhyun oppa telah memiliki restoran sendiri. Aku membantunya mengurus restoran itu.
***************
Taemin pov.
Uuh... perutku lapar. Rupanya cacing-cacing di perutku sudah demo minta makan. Baiklah,kita makan! Hmm... makan dimana ya? Aku melihat-lihat deretan restoran di sepanjang jalan ini. Hey,ada restoran baru! ‘Super Kyu’. Kyu? Tidak! Lupakan dia! Dia hanyalah masa lalu bagimu,Lee Taemin! Restoran ini.....sepertinya patut dicoba.
Aku pun memasuki restoran itu. Hmm... aromanya.... benar-benar Oishi!
Akupun segera memesan makanan dan duduk. 15 menit kemudian makanan yang kupesan sudah siap di depan mata.
Baiklah,cacing-cacing perutku yang tercinta,Itadakimasu!
“Seohyun,nanti,kau mau menikah dimana?”,tanya seorang namja pada kekasihnya.
“Mmm... dimana saja boleh yang penting menikahnya dengan kamu!”,jwab sang yeoja. Aku pun menoleh ke arah mereka. Hey! Namja itu... dia kan tunangannya Kyu Na. Dan dia sedang bermesraan dengan yeoja lain! Ini sungguh keterlaluan! Kasihan sekali Kyu Na... Andaikan dari dulu ia menerimaku... Aku yang merasa tidak terima segera berdiri dan menghampiri mereka.
“Hey,siapa yeoja ini? Teman bisnismu eoh? Lalu dimana tunanganmu itu? Kenapa kau tidak mengajaknya?”,tanyaku (mungkin tepatnya menyindir) pada namja itu.
“Mwo?apa maksudmu?”,tanyanya.
“Kyu,kau punya tunangan?”
“Anio! Jinjha Seo!”
Akupun tersenyum puas melihat pemandangan itu.
“Oppa!”,sebuah suara yang sudah tak asing lagi bagiku tiba-tiba muncul. Suara yang menghilang hampir 2 tahun dari telingaku.
Kyu Na POV.
Huft... kran airnya macet. Sayurannya juga sudah mau habis. Sebaiknya aku memberi tahu oppa.
“Kyu,kau punya tunangan?”
“Anio! Jinjha Seo!”
Itu kan suara oppa dan Seo unie. Apa mereka bertengkar? aKu segera menghampiri mereka.
Hey,di...dia...
“Oppa...”
Taemin Pov.
“Oppa...”,kata yeoja itu. Bukan yeoja yang dipanggil Seo tadi,tapi....
“Kyu Na...”,ucapku tanpa sadar.
“Kau...”
“Seo,kumohon,percayalah padaku!”,ujar si namja.
“Kyu Na,lihat ini! Tunanganmu berselingkuh!”,kataku.
“Tunangan?”,ulang Seo dan namja itu bersamaan.
“Kyu,apa maksudnya ini?”,tanya namja itu.
Wajah Kyu Na tampak kebingungan.
Tiba-tiba ia langsung menarik tanganku.
Ia mengajakku ke sebuah taman. Ya,kami dulu biasa bertemu disini. Seung Moon Park...
Kami duduk di sebuah bangku putih.
“Taemin....”,ucapnya.
“Ne?”
“Mianhe.... Jeongmal mianhae Taemin ah! Maafkan aku...”,lanjutnya lagi. Kali ini ia menangis. Linangan air mata yang berkilau bagai berlian...
Aku memeluknya dalam dekapanku.
“Untuk apa?”
“Selama ini aku bohong padamu. Aku menyembunyikan perasaanku sendiri. Hanya untuk balas dendam....”
“Balas dendam?”
Ia mengangguk,”tahukah kau,Taemin ah,aku sangat menyukaimu,bahkan sejak kita bertemu pertama kali. Tapi apa yang kudapat? Kau tak pernah membalas cintaku. Kau malah bercerita tentang Min Kyung sunbae. Hal itu membuatku sakit..”
“Kyu Na ah...”
“Dan saat kau menyatakan cintamu,entah iblis apa yang merasukiku. Ingin rasanya aku balas dendam terhadapmu. Terhadap semua yang telah kau lakukan hingga hatiku terasa sakit. Dan bodohnya aku,aku malah mengikuti ucapan iblis itu. Aku memang bodoh! Bodoh!”,ia terlihat sangat depresi.
“Tidak,Kyu Na ah... kau tidak bodoh... kau hanya sedang kehilangan akal sehatmu...”
Ia tetap sesenggukkan.
“Lalu pertunangan itu...”
“Ne,itu bohong! Semuanya bohong! Ia sebenarnya kakakku sendiri. Sekali lagi maafkan aku...”
“Sudahlah,Kyu... Jangan menangis lagi. Wajahmu lebih cantik kalau tersenyum...”. Akupun mencium tipis bibirnya.
“Maafkan aku,aku baru menyadari kalau kau menyukaiku... Sebelumnya kupikir kau menyukai hyung ku...”,jawabku.
“Lalu,Song Min Kyung....? Apa kau masih menyukainya?”
“Kapan aku bilang padamu kalau aku menyukainya?”
“Tapi dulu kau selalu bercerita bahwa dia adalah wanita tercantik sedunia dan paling anggun sepanjang masa!”
“Aku bilang seperti itu karena aku mengaguminya,bukan menyukainya...”,ucapku lembut sambil membelai rambutnya yang hitam.
“Mungkin Min Kyung sunbae adalah wanita tercantik sedunia dan paling anggun sepanjang masa,tapi kau,wanita tercantik,terbaik,dan teranggun di hatiku...”,lanjutku.
“Taemin ah... saranghae... neomu saranghae...”,katanya sambil memelukku. Kini ia tersenyum. Senyum paling manis yang pernah kulihat.
“Na do saranghae...”
********************
Author Pov.
“Jagiya,kita jalan-jalan yuk!”, ajak Taemin pada kekasihnya.
“Eodiro gasimnikka?”
“Mmm... kau sendiri mau nya kemana?”
“Aku terserah kau saja,”
“Bagaimana kalau ke Namsan tower?”
“Mmm... tapi ini kan musim gugur,pasti udaranya dingin!”
“Tenanglah,aku akan menghangatkanmu...”. Kyu Na hanya mengangguk.
Mereka pun menyusuri jalanan menuju Namsan tower di kaki gunung Namsan.
Taemin : Kyu..
Kyu Na : Ne?
T : Saranghae...
K : Na do saranghae....
Sesaat kemudian Taemin mengecup bibir Kyu Na dengan lembut.
~@ Namsan tower~
T : “Kyu Na...”
K : Ada apa lagi?
T : Ah,ani,aku hanya ingin bertanya...
K : Tanya apa?
T : Kau serius denganku?
K : jadi kau masih menyangsikan cintaku?
T : Bukan begitu,chagi...
Taemin mengeluarkan sesuatu dari saku jaketnya. Sebuah kotak. Berisi cincin.
T : Kyu Na,marry me!
‘Lee Taemin…
Anak dari pasangan Mr.Lee and Mrs. Lee’
&
‘Cho KyuNa …
Anak dari pasangan Mr.Cho and Mrs.Cho’
akan mengikhlar kan janji suci sehidup semati pada tanggal 10 Juli 2011
lokasi : Hotel 63, Yeouido
“Lee Taemin, apakah anda bersedia mencintainya seumur hidup, baik dalam keadaan senang maupun sedih?”, ujar seorang namja berjas hitam.
“ne, saya bersedia”, jawab Taemin dengan mantap.
“dan anda Cho Kyu Na, apakah anda bersedia mencintainya seumur hidup baik dalam keadaan senang maupun sedih?”
“ne saya bersedia”,jawabnya juga dengan mantap.
******************************
“Appa!!”,seorang anak berteriak pada ayahnya yang masih tertidur nyenyak dalam kehangatan selimut abu-abu.
“Appaaaaa!!!!” sekali lagi anak itu berteriak. Namun tak ada respon dari ayahnya.
Anak berumur 3 tahun itu merasa kesal. Kemudian ia berlari keluar dari kamar.
Sesaat kemudian anak itu masuk ke dalam kamar dengan berlari.
“Appa!! Bangun!! Umma pingsan!!”
Benar dugaan anak itu. Sang Appa langsung terbangun dan berlari keluar kamar diikuti si anak.
Ia menemukan istrinya yang tengah asyik mnyiapkan sarapan di meja makan.
“Umma,Appa sudah bangun...!”ujar si anak.
“Gomawo,Kyu Eun...”,jawab si Ibu sambil menyentil hidung anaknya.
“Aish... Anak Appa sudah bisa berbohong rupanya...”,sahut Sang Appa yang tak lain dan tak bukan adalah Lee Taemin.
Istri dan anaknya masih tertawa geli
“Umma,Appa,aku ingin jalan-jalan...”,rengek Kyu Eun manja
“Kau mau kemana,sayang?”,tanya Kyu Na dengan penuh kasih sayang.
“Ke Seung Moon Park saja,bagaimana?”,usul Taemin sambil sedikit melirik ke arah Kyu Na.
“Ne,Appa! Umma,ayo kita kesana!”,pinta Kyu Eun.
“Arra...arra... cepat selesaikan makanmu. Kita segera berangkat!!”
~@ seung Moon park~
Mereka benar-benar menjadi sebuah keluarga bahagia sekarang ini. Kyu Eun bermain-main dengan teman-teman sebayanya. Tiba-tiba ia kembali menemui orang tuanya yang tengah bernostalgia.
“Kyu Eun,ada apa? Kenapa kau kembali?”,tanya Kyu Na dengan sedikit khawatir.
“Umma,tadi teman-teman ku bercerita tentang adik mereka masing-masing,tapi kenapa aku tidak punya adik?”
Sesaat Taemin dan Kyu Na saling pandang.
“Jadi kau ingin adik,Kyu Eun?”,tanya Taemin. Kyu Eun mengangguk cepat.
“Arraseo,tapi kau harus sabar ya?”,ujar Taemin. Kyu Eun pun tersenyum,dan kembali bermain bersama teman-temannya.
~@home~
“Kyu Eun,malam ini kau menginap di rumah Eunhyuk ahjussi,ya!”,tanya Taemin pada anaknya,diikuti tatapan bingung Kyu Na.
“Anio!”
“kalau begitu di rumah Sun Kyu ahjumma saja bagaimana?”
“Anio! Aku ingin di rumah Kyu Hyun ahjussi!” jawab Kyu Eun.*pilihan yang tepat,Kyu Eun!*
“Arra. Cepat kemasi baju-baju mu!”. Kyu Eun segera berlari menuju kamarnya.
“Taemin,kenapa kau menyuruh Kyu Eun menginap?”,tanya Kyu Na.
Taemin hanya menjawab dengan senyuman. Ya,senyum evil kini berpihak pada Taemin.
****************
“Gamsa hamnida. Maaf ya,merepotkan...”,ucap Taemin pada kakak iparnya,Kyuhyun.
“Ne. Tapi jangan salahkan aku jika Kyu Eun yang polos ini menjadi seorang evil yang menyebalkan!”
“Awas saja kalau kau berani melakukannya! Hahaha... Arraseo,aku titip Kyu Eun,ya! Annyeong!”
****************
~@bedroom,night~
Mereka kini tengah tidur bersama. Tapi saling memunggungi.
“Kyu Na,aku tau kau belum tidur...”,ucap Taemin.
“Nee... Aku belum mengantuk...”
Kini Taemin membalik badannya.
“Apa yang sedang kau pikirkan?”
“Ani... aku hanya memikirkan pertanyaan Kyu Eun tadi pagi...”
“Ooh... Kalau kau sudah siap,ayo saja!”
Kyu Na berbalik.
“Oppa...”
“Tak apa. Lagipula Kyu Eun sudah 3 tahun sekarang. Sudah wajar memiliki adik.”
Kyu Na terdiam,”Baiklah,Oppa,aku sudah siap!”
“Ini yang aku rencanakan. Tidak ada yang bisa mengganggu kita,bukankah Kyu Eun sedang menginap dengan Ahjussi kesayangannya itu...”
Senyum evil sama-sama terpampang di bibir mereka.
Taemin segera mengambil posisi di atas Kyu Na. Taemin membuka satu persatu kancing baju istrinya itu,sambil terus mencium bibir Kyu Na. Dan kemudian,terdengarlah desahan-desahan halus dari 2 sejoli ini.
#Mianhe,author gak bisa bkin cerita yadong.. Langsung diskip aja yah! Cekidot....!!
“Selamat Tuan,bayinya Laki-laki...”,ucap seorang wanita berjas putih dengan beberapa tetes keringat di dahinya.
Dengan gembira,Taemin mengambil bayi itu dari tangan sang dokter.
“Kyu Na,lihat ini,bayimu lucu sekali...”,kata Taemin sambil memperlihatkan bayi itu kepada Kyu Na. Kyu Na hanya tersenyum lemah. Tapi benar-benar tersirat kebahagiaan di matanya.
Tok..tok..tok..
Taemin menaruh bayi itu di samping Kyu Na,lalu beranjak untuk membukakan pintu.
“Appa!!”,kata Kyu Eun dengan semangat. Taemin menggendong anak pertamanya itu.
“Selamat ya,Taemin,kau benar-benar Ayah sekarang!”,ucap Kyuhyun dari belakang Kyu Eun.
“Ne,gomawo hyung... Kyu Eun,kau mau melihat adik bayimu sekarang?”,tanyanya pada Kyu Eun dalam gendongannya. Kyu Eun mengangguk dengan cepat. Taemin membawa Kyu Eun ke samping ranjang Kyu Na.
“Kyu Na,ingin kau beri nama siapa bayimu ini?”,tanya Kyuhyun pada adik bungsunya itu.Kyu Na menoleh pada Taemin.
“Lee Tae Woo. Bukankah itu bagus?”,jawab Kyu Na.
Sesaat kemudian Sun Kyu dan Eun Hyuk pun datang bersama keluarga mereka masing-masing.
“Sekarang,Kyu Eun tidak perlu sedih lagi, kini kau sudah punya adik. Adik yang sangatt....tampan!”,ujar Sun Kyu sambil mencubit pipi Kyu Eun.
“Tapi Tae Woo dongsaeng akan jadi yang paling tampan nomer 2! Karena orang paling tampan adalah Appa!”,jawab Kyu Eun sambil memeluk Appa nya.
“Lalu,siapa yang nomer 3?”,tanya Eun Hyuk.
Kyu Eun mlepas pelukannya. Ia lalu memandang seluruh namja di ruangan ini. Ada Appa (Taemin),Kyuhyun,Eunhyuk,Kyu Min(anak Kyuhyun), Joo Won dan Si Won (anak kembar Eun Hyuk),dan adiknya sendiri. Kyu Eun tersenyum,pertanda ia sudah menemukan jawabannya. “Yang paling tampan nomer 3 adalah....”,seluruh orang disana menanti kalimat terkahir Kyu Eun*udah kayak nunggu pengumuman audisi galaxi superstar :P*,”Morgan SM*SH!!” jawab Kyu Eun sambil tersenyum cengengesan. XP
~~~~END~~~~